Haru ,Warnai Perdamaian Konflik Berdarah di Madukoro Baru, Kedua Keluarga Saling Memaafkan

oleh -282 Dilihat
oleh

Lampung Utara – Hudhudnews.co – Suasana haru menyelimuti Aula Kantor Camat Kotabumi Utara saat dua keluarga yang sebelumnya terlibat konflik berdarah akhirnya sepakat mengakhiri perselisihan secara damai.

 

Momen penuh kehangatan itu berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026, pukul 10.00 WIB, melalui mediasi yang difasilitasi Pemerintah Kecamatan Kotabumi Utara bersama unsur Forkopimcam.

 

Proses perdamaian dihadiri oleh Camat Kotabumi Utara Apriyanto, S.E., Kapolsek Kotabumi Utara IPTU Hermanto, S.H., unsur Danramil, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Madukoro Baru Sultan Hamdi, Kepala Desa Talang Jali Harun Priyanto, serta keluarga dari kedua belah pihak.

 

Perdamaian ini menjadi akhir dari konflik yang sebelumnya menghebohkan masyarakat. Perselisihan yang dipicu persoalan keluarga tersebut menyebabkan Syafei mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh, Jawariyah terluka di tangan kiri saat berusaha melerai, sedangkan Yakub mengalami luka robek serius di bagian perut hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

 

Melalui musyawarah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai tanpa melanjutkannya ke proses hukum. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan damai, saling berjabat tangan, serta saling memaafkan di hadapan seluruh pihak yang hadir.

 

Dalam prosesi perdamaian itu, Kepala Desa Talang Jali Harun Priyanto, yang mewakili keluarga Yakup menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga Syafei atas peristiwa yang telah terjadi.

Dengan penuh ketulusan, ia berharap permohonan maaf tersebut dapat diterima sehingga hubungan kekeluargaan yang sempat retak dapat kembali terjalin dengan baik.

 

Permohonan maaf tersebut diterima dengan lapang dada oleh keluarga Syafei. Suasana pun berubah menjadi penuh haru ketika kedua belah pihak saling berjabat tangan, berpelukan, dan berjanji mengakhiri segala bentuk perselisihan. Tangis haru pecah dari sejumlah anggota keluarga yang hadir sebagai ungkapan syukur karena persoalan yang sempat menimbulkan korban akhirnya dapat diselesaikan dengan jalan damai.

 

Dalam kesempatan tersebut, Camat Kotabumi Utara Apriyanto, S.E. mengapresiasi kebesaran hati kedua keluarga yang memilih menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Menurutnya, perdamaian ini menjadi contoh bahwa setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan kepala dingin, saling menghormati, dan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan.

Sementara itu, Kapolsek Kotabumi Utara IPTU Hermanto, S.H. mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi persoalan. Ia mengajak seluruh warga untuk mengedepankan musyawarah serta melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan korban maupun perpecahan.

Perdamaian yang terjalin pada hari itu menjadi bukti bahwa sebesar apa pun konflik yang terjadi, masih dapat diselesaikan melalui musyawarah, saling memaafkan, dan semangat persaudaraan.

 

Diharapkan, momen tersebut menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan serta mengedepankan penyelesaian secara damai dalam setiap persoalan.

 

Penulis: Maria Fitri Yani

Kabiro Hudhudnews.co Lampung Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.