Dr. Suwardi, S.H., M.H., CM., CPCLE. sayangkan sikap salah satu fraksi partai pendukung terkait utang Pemda”

oleh -397 Dilihat
oleh

Hudhudnews.co AJOi Lampung Utara -Polemik terkait rencana Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) terus menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut,

Dr. Suwardi, S.H., M.H., CM., CPCLE.

mantan Ketua Tim Transisi pasangan Hamartoni-Romli,  menyayangkan adanya sikap salah satu fraksi koalisi Harli yang secara terbuka menolak atau meminta DPRD meninjau ulang rencana pinjaman tersebut.

Menurut Suwardi, sebagai bagian dari partai pendukung pemerintah daerah, seharusnya persoalan tersebut terlebih dahulu dibahas secara internal bersama partai koalisi dan pemerintah daerah guna memastikan pinjaman benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan infrastruktur di Lampung Utara.

“Kalau hanya mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentu kemampuan pemerintah sangat terbatas. Sementara kondisi sebagian besar jalan di Lampung Utara saat ini sudah mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan serius,” ujarnya kepada media ini Minggu (17/5/2026).

Ia juga menyayangkan sikap fraksi tersebut yang kemudian menyebar luas melalui media massa hingga memicu kegaduhan di media sosial. Bahkan, muncul ajakan aksi unjuk rasa pada 21 Mei 2026 di kantor DPRD Lampung Utara untuk menolak rencana pinjaman tersebut.

Menurutnya, kondisi itu secara tidak langsung dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memperkeruh suasana dan mendiskreditkan pemerintahan Hamartoni-Romli.

Suwardi menilai pinjaman sebesar Rp150 miliar sebenarnya belum cukup untuk memperbaiki seluruh infrastruktur jalan yang rusak di Lampung Utara. Namun, jika tidak ada tambahan anggaran melalui skema pinjaman, maka perbaikan jalan hanya bisa dilakukan di beberapa titik saja.

“Padahal masyarakat sangat berharap adanya perbaikan jalan karena infrastruktur jalan merupakan salah satu urat nadi perekonomian daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, hubungan antara kualitas jalan dan pertumbuhan ekonomi sangat erat. Infrastruktur jalan yang baik akan memperlancar mobilitas manusia, barang, dan jasa sehingga aktivitas ekonomi berjalan lebih efektif dan efisien.

Selain mempercepat distribusi barang dan jasa, jalan yang memadai juga dinilai mampu menekan biaya transportasi, meningkatkan minat investasi, mendorong pertumbuhan UMKM, hingga membuka akses pariwisata dan wilayah terpencil.

“Daerah dengan akses jalan yang baik umumnya memiliki pertumbuhan ekonomi lebih cepat. Karena itu, pembangunan infrastruktur jalan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia pun berharap DPRD Lampung Utara dapat memberikan dukungan penuh terhadap program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah, termasuk rencana pinjaman yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur.

“Kita harus melihat ini sebagai langkah untuk mempercepat pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung Utara,” tandasnya. (*)

:Wandefri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.