Hadiri Pelantikan LPTQ dan FU3SS, Polda Sumsel Perkuat Sinergi Ulama–Umara

oleh -41 Dilihat
oleh

Palembang – SUMSEL – Hudhudnews.co

Sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan aparat keamanan kembali diperkuat melalui Pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumatera Selatan Masa Bakti 2025–2029 serta Forum Ukhuwah Ulama Umara Sumsel (FU3SS) yang digelar di Griya Agung Palembang, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektor ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi demi menjaga stabilitas sosial dan keagamaan di Bumi Sriwijaya.

Turut hadir Jajaran Polda Sumsel sebagai bentuk dukungan dan komitmen dalam mempererat harmoni sosial serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, ulama, dan aparat keamanan merupakan fondasi penting dalam menciptakan stabilitas wilayah.

“Sinergi ulama dan umara merupakan kekuatan strategis dalam menjaga stabilitas Sumatera Selatan. Polri hadir sebagai mitra masyarakat untuk memastikan harmoni sosial tetap terjaga,” ujar Kombes Pol Nandang.

Menurutnya, keberadaan LPTQ dan FU3SS memiliki peran strategis dalam memperkuat moderasi beragama, membangun komunikasi yang sejuk, serta mencegah potensi konflik sosial berbasis identitas.

Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Sumsel, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Danrem 044/GAPO, Danlanal, Danlanud, serta Kabinda Sumsel.

Kehadiran para pimpinan lembaga tersebut mencerminkan komitmen kolektif dalam menjaga stabilitas sosial-keagamaan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Stabilitas yang terpelihara diyakini akan berdampak positif terhadap kelancaran pembangunan, terciptanya iklim investasi yang kondusif, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Keterlibatan aktif Polda Sumsel dalam penguatan lembaga keagamaan juga menjadi bagian dari pendekatan keamanan yang humanis dan preventif, dengan mengedepankan dialog, kemitraan, dan partisipasi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi tetap aman dan harmonis. Stabilitas adalah tanggung jawab bersama,” tutup Kabid Humas.

Editor ( Arwin FRIC Sumsel )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.