HUD HUD KOTABUMI, KOTABUMI LAMPUNG UTARA – Upaya awak media wartawan HUD HUD di Kotabumi Lampung Utara untuk melakukan konfirmasi secara persuasif terkait iuran parkir Rp250 ribu di kawasan Dapur Pintar Store, justru mendapat respon dari oknum UPPD Parkir Dinas Perhubungan Lampung Utara berinisial Arpan. dengan nada membentak terkesan arogan ingin ngajak wartawan duel.
Saat berada di lokasi seputaran kebon, bukan di kantor, Arpan justru mempertanyakan balik tujuan konfirmasi awak media dengan nada tinggi dan terkesan marah-marah, bukan memberikan penjelasan yang edukatif sebagai seorang pejabat publik.
Dalam video berdurasi 1 menit 44 detik yang direkam awak media, terdengar jelas nada ketus Arpan.
“Yang mengkonfirmasi iya, kamu itu mengkonfirmasi apa? Sudah mencari kesalahan saya? Hah? Apa kamu tuh mengkonfirmasi apa dengan beritain saya? Maksudnya apa?” ujar Arpan dengan nada tinggi kepada awak media.
Padahal, awak media datang hanya untuk menjalankan tugas jurnalistik, meminta kejelasan terkait iuran Rp250 ribu yang ditarik setiap tanggal 27 yang dikatakan untuk membantu PAD Kabupaten Lampung Utara.
Bukannya menunjukkan bukti resmi, Arpan malah menantang awak media untuk mencari juru parkir lain.
“Cari orang itu Dek, yang SPT ada nggak setor, yang SPT-nya nggak ada malah mungut setor ke saya. Nanti saya kasih reward. Ambil kamu orang itu,” tegasnya dengan nada emosi.
Terkait legalitas iuran, Arpan mengklaim setoran tersebut resmi.
“PAD Dinda, kalau itu resmi ada titiknya sudah sampai provinsi, setornya dua ratus lima puluh. Tanyakan dua ratus lima puluh ya, dua ratus lima puluh juga aku di kantor,” klaimnya.
Sangat disayangkan, seharusnya semua persoalan retribusi resmi dapat diselesaikan secara terbuka dan sopan di kantor Dinas Perhubungan, bukan di kebon dengan cara marah-marah kepada awak media.
Jika memang resmi, seharusnya ada karcis resmi, kuitansi setoran ke Kas Daerah, dan dijelaskan dengan santun. Bukan dengan nada mempertanyakan balik tugas wartawan.
Saat awak media menyampaikan kembali melalui telpon selulernya,kepada Anom sauni Kadishub prihal Arfan Kepala UPTD parkir yang enggan dikonfirmasi justru terkesan ingin mengajak diri nya duel di kebon.
Kadishub mengatakan, nanti Arfan saya panggil menghadap, beserta juru parkir dan yang punya lapak,biar jelas uang 250 ribu itu masuk kemana.
dan juga kadis mengatakan jika Arfan ada riwayat kartu kuning.
Diminta kepada Bupati Lampung Utara melalui Dinas terkait Inspektorat dapat meriksa oknum kepala UPTD parkir Dishub,jika ditemukan apa yang menjadi dugaan dalam pemberitaan, kiranya dapat di berikan sangsi tegas menonjob kan oknum tersebut.
Yang diduga melakukan pungli pungutan terhadap areal parkir dapur pintar serta oknum tersebut juga terkesan arogan ingin mengajak wartawan duel selain itu juga pihak Inspektorat dapat menyimak detil berita.
: Nopen




