MUSRENBANGDES LEPANG TENGAH: PRIORITAS PEMBANGUNAN 2027 DIBAHAS, BLT DD DISALURKAN

oleh -232 Dilihat
oleh

LAMPUNG UTARA, HudHudNews.co — Pemerintah Desa Lepang Tengah, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Lepang Tengah tersebut dibuka langsung oleh Camat Sungkai Jaya, Hamami Farizal Mega, S.Sos., M.M. Agenda ini juga dirangkaikan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2026 kepada delapan keluarga penerima manfaat (KPM) untuk periode enam bulan, kegiatan Rumah Desa Sehat, serta serah terima pekerjaan fisik berupa satu unit sumur bor di Dusun II.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lepang Tengah, Sari Taria Mega, S.E., Ketua TP PKK Desa Lepang Tengah, Kapolsek Sungkai Jaya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, serta sejumlah unsur lintas sektor.

Turut hadir Kepala SD Lepang Tengah, Kepala Puskesmas Sungkai Jaya, KUPT Pertanian Lepang Tengah, KUPT Pendidikan Lepang Tengah, penyuluh keluarga berencana (KB) Sungkai Jaya, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Kepala PAUD Lepang Tengah, dan bidan desa.

Musrenbangdes Tampung Aspirasi Masyarakat
Musrenbangdes menjadi forum bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk membahas kebutuhan serta menentukan prioritas pembangunan yang akan diusulkan dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027.

Dalam arahannya, Camat Sungkai Jaya, Hamami Farizal Mega, S.Sos., M.M., menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, skala prioritas, dan ketersediaan anggaran.

Melalui musyawarah tersebut, usulan pembangunan diharapkan dapat dibahas secara terarah dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Sementara itu, Kepala Desa Lepang Tengah, Sari Taria Mega, S.E., mengajak masyarakat agar aktif menyampaikan aspirasi dan mengusulkan kebutuhan pembangunan melalui forum Musrenbangdes.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar apabila usulan yang disampaikan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Pasalnya, pelaksanaan pembangunan perlu disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan keuangan desa.

Berbagai usulan masyarakat, mulai dari pembangunan jalan lapen, kebutuhan sumur bor, hingga sektor kesehatan dan pendidikan, diharapkan dapat ditampung dan dikaji untuk dicarikan solusi sesuai kebutuhan serta kemampuan anggaran yang tersedia.

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Ardiyansah, turut menyampaikan arahan terkait pelaksanaan Musrenbangdes.

Ia menekankan pentingnya musyawarah sebagai wadah untuk menampung aspirasi warga agar kebutuhan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan desa.

Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, pendamping, dan unsur terkait juga diperlukan agar perencanaan pembangunan serta program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Selain membahas perencanaan pembangunan, Pemerintah Desa Lepang Tengah menyalurkan BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026 kepada delapan KPM untuk periode enam bulan.

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp300.000 per bulan.
Dengan nominal tersebut, total bantuan selama enam bulan mencapai Rp1.800.000 untuk setiap KPM, atau Rp14.400.000 bagi delapan KPM apabila seluruh periode disalurkan penuh sesuai nominal yang ditetapkan.

Salah satu penerima manfaat, Zainal, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Lepang Tengah atas bantuan yang diterimanya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Serah Terima Sumur Bor dan Kegiatan Rumah Desa Sehat
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan serah terima pekerjaan fisik berupa satu unit sumur bor yang berlokasi di Dusun II Desa Lepang Tengah.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Selain itu, kegiatan Rumah Desa Sehat menjadi bagian dari agenda yang melibatkan unsur kesehatan dan lintas sektor untuk mendukung perhatian terhadap kesehatan masyarakat desa.

Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Lepang Tengah diharapkan dapat menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan tepat sasaran, dengan tetap mempertimbangkan aspirasi masyarakat serta kemampuan anggaran yang tersedia.

Penulis:Maria( ka biro hudhudnews. Co)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.