FRIC dan DPRD Muaro Jambi Sepakat Beri Himbauan ” Mari Bersama Cegah Karhutla , Perusahan Harus Berperan Aktif “

oleh -37 Dilihat
oleh

MUARO JAMBI – HUDHUDNEWS.CO
Senin 14 September 2026.
Bertempat di ruang pertemuan DPRD Muaro Jambi Ketua DPW Fast Respon Indonesia Center Provinsi Jambi Dody Candra sepakat bersama Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Aidi Hatta SAg untuk himbauan kepada masyakarat maupun pihak perusahaan jangan lakukan pembukaan lahan dengan dibakar yang mengakibatkan karhutla berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan (14/09/2026)

Ketua FRIC Jambi Dody “Jambi memang lagi intens, termasuk antara unsur masyarakat sipil dengan DPRD.
Yang terjadi di lapangan Ketua DPRD Muaro Jambi sudah beberapa kali turun koordinasi terkait Karhutla di Muaro Jambi, khususnya di Desa Gambut, Jaya, Sungai Gelam, dan Kec. Kumpeh yang sempat terbakar ratusan hektare.

Terkait karhutla pemerintah pusat gelontorkan anggaran tambahan 30 miliar dari pusat untuk penanganan Karhutla di APBD Perubahan 2026.

Pesannya: “siapa pun perusahaannya dan siapa pun di belakangnya, tidak ada kompromi untuk ditindak”

FRIC apresiasi BNPB, TNI, Polri, BPBD bersinergi penanggulangan karhutla.
Sementara Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta menyampaikan ” langkah tepat lakukan penyuluhan ke masyarakat dan PT WKS yang selalu aktif membantu penanggulangan karhutla , diharapkan perusahan lainnya berperan aktif .

Pencegahan tidak bisa hanya pemerintah, Polri dan TNI tapi perlu juga peran dari masyarakat dan pihak perusahaan untuk lebih aktif membantu penanganan karhutla .

Juga peran seperti FRIC dan media fungsi menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah/DPRD.

Isu yang diangkat FRIC Jambi beberapa waktu ini adalah apresiasi ke TNI-Polri dan dorongan “pelaku jangan kasih ampun”. Jadi besar kemungkinan koordinasi dengan DPRD Muaro Jambi isinya berupa Data titik rawan di desa-desa Muaro Jambi.

Dukungan anggaran dan perda untuk pencegahan. Pengawasan perusahaan dan penegakan hukum. Edukasi PLTB Pembukaan Lahan Tanpa Bakar ke masyarakat , paling penting perusahaan untuk peran aktif ” pungkas Aidi

Tambah Dody ” Muaro Jambi disorot karena termasuk langganan Karhutla. Desa Puding, Kumpeh Ulu pernah viral karena langit memerah pada Agustus 2026.

Arah koordinasinya sekarang Gubernur Al Haris tegaskan penanganan harus terpadu, tidak boleh ada keraguan bertindak. Rakor terakhir 31 Agustus 2026 dihadiri Gubernur, Pangdam, Kapolda, Kajati, Ketua DPRD Provinsi Jambi ,Bupati/Walikota se-Jambi .

Hingga awal September 2026, total luas lahan dan hutan yang terbakar di Kabupaten Muaro Jambi tercatat mencapai 479,51 hektare berdasarkan data BPBD. Rincian Data Karhutla di Muaro Jambi Total Luas Terbakar: 479,51 hektare (per awal September 2026).Jumlah Kejadian: 80 insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Wilayah Terdampak: Tersebar di 9 kecamatan.Karakteristik Lahan: Sebagian besar wilayah yang terbakar merupakan lahan gambut, yang membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit. Sebelumnya pada akhir Agustus 2026, luas lahan terdampak tercatat seluas 325,38 hektare (dengan rincian 260,50 hektare lahan gambut dan 64,88 hektare lahan mineral) dari 50 kejadian, dan angka ini terus bertambah seiring meluasnya titik api.

Kita membahas 3 hal yakni Pencegahan dan sosialisasi .Penegakan hukum dengan tindak tegas pelaku perorangan maupun korporasi .Mari bersama cegah karhutla, Jadikan Jambi dan Kabupaten nya kondusif kembali tanpa api tanpa asap. pelaku akibatkan karhutla harus ditindak tegas ” pungkas Dody.
Arwin FRIC Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.