23 Prajurit Yang Tergabung Dalam Komando Operasi (KOOPS) TNI Habema Dan Satgas TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa ( KPLB)

oleh -82 Dilihat
oleh

Jakarta – Hudhudnews.co
Selasa 7 Juli 2026 – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Memberikan penghargaan berupa kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Terhadap 23 Prajurit TNI di Papua yang tergabung dalam Komando Operasi (Koops) TNI Habema dan Satgas TNI.

Dalam Acara tersebut Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin turut menyaksikan penganugerahan KPLB yang berlangsung di markas Batalion Infanteri (Yonif) 754/ENK Timika, Mimika, Papua Tengah,Pada Minggu (5/7/2026).

“(KPLB) diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian, serta pengabdian yang melebihi panggilan tugas dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas dikutip dari Indonesia Defense Magazine (IDM).

Selama semester I 2026, Satgas TNI di Papua telah berhasil menindak empat kasus penyelundupan senjata dan amunisi, dua kasus bahan bakar minyak (BBM) ilegal, enam kasus penyelundupan satwa, lima kasus narkotika, dan 24 kasus peredaran minuman keras ilegal.

Di bidang pemberantasan narkotika, berdasarkan rekapitulasi kejadian menonjol di wilayah Papua selama Januari hingga Juni 2026, Satgas TNI berhasil mengungkap 30 kasus narkotika yang didominasi peredaran ganja, penemuan ladang ganja, serta penggagalan penyelundupan melalui jalur udara, laut, maupun perbatasan negara.

Sekitar 1.479 batang pohon ganja, puluhan kilogram ganja kering dan sejumlah ladang ganja siap panen dan siap merusak moral serta masa depan generasi muda Papua, berhasil ditemukan dan diamankan Satgas TNI, beserta puluhan tersangka yang di antaranya terdapat warga negara asing (WNA).

“Yang kemudian kami serahkan kepada Polri untuk diproses hukum lebih lanjut,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen Lucky Avianto dalam keterangannya, Senin (6/7/26).

Satgas TNI juga mengamankan 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin beserta puluhan komponen, suku cadang dan ratusan butir amunisi, uang tunai, serta dokumen, atribut dan berbagai perlengkapan kelompok separatis, yang mengatasnamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

“Tindakan tegas terukur yang kami lakukan, di antaranya kepada Komandan Operasi Kepala Air Kodap Ilaga OPM, Jeki Murib, dan puluhan anggota OPM lainnya yang terkenal sadis. Mereka menjadi tersangka utama beragam tindak kejahatan kemanusiaan mulai dari perampokan, pembakaran rumah warga dan fasilitas umum, pemerkosaan hingga pembunuhan,” kata Pangkogabwilhan III.

Satgas TNI juga mengajak 54 anggota OPM kembali ke pangkuan NKRI, dengan pendekatan harmonis yang menitikberatkan pada pembangunan daerah serta masyarakat.
Arwin FRIC Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.