FRIC Desak Lapas Isolasi Ririn: Terbongkar Intimidasi dan Skenario Kesaksian Palsu di Sidang Pembunuhan Indramayu

oleh -284 Dilihat
oleh

INDRAMAYU, JABAR – Hudhudnews.co

Kasus pembunuhan tragis satu keluarga di Paoman, Indramayu, kini mulai menemui titik terang yang benderang, Fakta mengejutkan Fast Respon Indonesia Center (FRIC) ikut mengawal ketat jalannya persidangan.

Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, didampingi Sekjen H.D. Hardening, menyatakan bahwa tabir misteri kasus ini makin terbuka lebar setelah adanya pengakuan krusial dari saksi kunci, Priyo Bagus Setiawan.

Dalam persidangan terbaru, Priyo secara mengejutkan mengaku bahwa dirinya berada di bawah tekanan berat dari tersangka utama, Ririn Rifanto. Intimidasi inilah yang memaksa Priyo memberikan kesaksian palsu pada persidangan sebelumnya.

“Menyimak dari kesaksian Priyo, terungkap bahwa dirinya mendapatkan tekanan dari Ririn. Kesaksian palsu yang disampaikan Priyo pada sidang lalu ternyata merupakan teks skenario yang dibuat dan disetir oleh Ririn dari dalam Lapas,” ungkap H. Dian Surahman dengan tegas.

Desak Lapas Perketat Akses dan Sekat Tersangka , Merespons fakta persidangan yang mencengangkan ini, Ketum FRIC langsung melayangkan tuntutan keras kepada pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tempat Ririn ditahan , FRIC meminta agar ruang gerak dan komunikasi Ririn segera dipangkas habis demi keadilan hukum.

Ada dua poin utama yang dideklarasikan oleh FRIC terkait pengamanan di Lapas:
Putus Akses Komunikasi Bebas: Lapas didesak memperketat pengawasan agar Ririn tidak lagi diberikan ruang, kesempatan, maupun akses komunikasi secara bebas ke luar tahanan.

Beri Sekat Ketat antara Priyo dan Ririn Harus ada pemisahan atau sekat fisik dan komunikasi yang jelas antara Priyo dan Ririn guna menghentikan segala bentuk intimidasi lebih lanjut.

“Kami meminta pihak Lapas bertindak tegas. Beri sekat untuk Priyo dan Ririn supaya tidak ada lagi intimidasi terhadap Priyo, dan saksi tidak terkontaminasi lagi oleh intervensi tersangka,” ujar Ketum FRIC.

Dengan terbongkarnya skenario kesaksian palsu ini, FRIC menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas agar keadilan bagi korban pembunuhan satu keluarga di Paoman dapat ditegakkan tanpa ada manipulasi hukum.
Arwin FRIC Sumsel

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.