Palembang , Sumsel – Hudhudnews.co
Gerak cepat dan kerja keras Tim Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil meringkus tersangka yang sempat menghebohkan publik lantaran aksi penembakan di area tambang miliknya yang memakan korban jiwa pada Februari yang lalu.
Keberhasilan penangkapan ini merupakan bukti nyata dari komitmen kuat Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, dalam memberantas tuntas praktik tambang ilegal dan kejahatan lain tanpa pandang bulu, terutama yang telah meresahkan dan mengancam nyawa masyarakat.
R sebelumnya sempat menjadi buronan licin yang berpindah-pindah tempat persembunyian hingga ke perbatasan Palembang-Jambi demi mengecoh serta menghindari kejaran petugas.
“Benar, tersangka berinisial R sudah berhasil kita amankan di tempat persembunyiannya di Ulak Paceh,” tegas AKBP Ahmad Budi Martono saat diwawancarai langsung, pada Senin (13/4/26).
“Meskipun sempat mencoba melarikan diri ke perbatasan, kesigapan anggota di lapangan berhasil menghentikan langkah pelaku,” tambahnya.
Penangkapan ini mencatat sejarah penting dalam penegakan hukum di sektor migas Sumatera Selatan.
Tidak hanya menyasar pekerja lapangan, polisi kini membidik langsung sang pemilik modal (pemilik sumur) yang selama ini sulit tersentuh hukum.
Alumni Akpol 2007 ini juga menjelaskan bahwa saat ini penyidik tengah melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap motif di balik aksi penembakan brutal tersebut.
Tindakan tegas ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku aktivitas minyak ilegal lainnya di wilayah Sumsel.
“Kami berkomitmen menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum, terutama penambangan tanpa izin yang merusak lingkungan dan mengancam jiwa masyarakat,” tutupnya.
Saat ini, tersangka R telah ditahan polda Sumsel untuk menjalani proses hukum lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Penulis / Editor Arwin FRIC Sumsel






