Upaya Tanpa Henti Tim Gabungan Berbuah Hasil, Korban Tenggelam di Way Sesah Ditemukan Tak bernyawa

oleh -527 Dilihat
oleh
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Lampung Utara – hudhudNews.co Suasana haru menyelimuti proses pencarian korban tenggelam di Sungai Way Sesah, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Setelah dua hari dilakukan penyisiran tanpa henti, tim gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu pagi (28/2/2026).

Korban diketahui bernama Pandawa (60), warga Jalan Dahlia, Kelurahan Kota Gapura, Kecamatan Kotabumi Selatan. Ia sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Kamis sore (26/2/2026) saat berusaha melarikan diri menyeberangi sungai ketika aparat kepolisian melakukan penggerebekan arena judi sabung ayam di wilayah tersebut.

Sejak Jumat pagi (27/2/2026), operasi pencarian besar-besaran langsung digelar. Arus sungai yang deras, kondisi air keruh, serta banyaknya semak dan bambu di sepanjang aliran sungai menjadi tantangan berat bagi tim penyelamat.

Harapan keluarga dan warga sempat menggantung selama proses pencarian berlangsung. Tim gabungan terus menyisir sungai meter demi meter hingga akhirnya pada Sabtu pagi, jasad korban ditemukan tersangkut di ranting-ranting bambu di tengah Sungai Way Sesah, sekitar 200 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan, meski dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Jenazah langsung kami evakuasi menuju RS Ryacudu untuk dilakukan visum et repertum,” ujar Bati Tuud Koramil 412-04/Kotabumi, Serma Eldi Muhdani.

Operasi pencarian ini melibatkan kekuatan penuh tim gabungan, terdiri dari 12 personel Koramil 412-04/Kotabumi, 15 personel BPBD, 10 personel Damkar, 5 personel Basarnas, serta masyarakat sekitar yang turut membantu dengan penuh kepedulian.

Kabid BPBD Lampung Utara, M. Toha, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah bahu membahu melakukan pencarian. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat tragis bahwa kepanikan dan keputusan spontan di situasi genting dapat berujung fatal. Sungai Way Sesah yang tampak tenang ternyata menyimpan arus berbahaya yang merenggut nyawa korban.

Kini, duka mendalam menyelimuti keluarga korban, sementara warga setempat masih mengenang detik-detik dramatis proses pencarian yang menyatukan aparat dan masyarakat dalam satu misi kemanusiaan: menemukan seorang warga yang hilang di derasnya arus sungai.

Penulis berita:Maria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.