Pemerintah bukan Belis bukan malaikat punya kesalahan manusiawi ujar Kadishub Lampung utara

oleh -239 Dilihat
oleh

HUD HUD NEWS.CO
Wandefri Ketua DPC AJOI Indonesia Lampung Utara menilai statement Anom sauni kepala dinas perhubungan kabupaten Lampung Utara terhadap media, Dengan kalimat bliss. Sementara sebelumnya dari tim media tidak ada yang menyebutkan pemerintah Blis.24/02/26
Tentunya tidak pantas di ucapkan pejabat pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

Oplus_131072

Saat dia menyampaikan tanggapan perihal pemberitaan dari media ini, mengatakan jika pemerintah bukan bliss ataupun malaikat jika dari 10 salah 3 itu manusiawi tapi kalau 10 salah semua baru dikatakan bliss.Tentunya diduga dalam  arti boleh korupsi tetapi  yang wajar-wajar saja.
Semestinya Kepala Dinas tersebut  paham jika anggaran yang di kelola adalah uang negara yang memiliki pertanggungjawaban tentunya sekecil apapun tidak dapat dikorupsi.

“Pemerintah ini adalah manusia biasa tapi yakinlah bahwa pemerintah ini bukan belis,kalau dia bis 10 kerjaan pasti dia salah semua, kalau dia 10 pekerjaan mungkin ada 3 kesalahan yang keliru,hilaf,alfa itu manusiawi sekali dan kalau sudah lebih dari sana mungkin dia sudah belis, katanya Kadis Perhubungan.‎‎

Anom menambahkan, Gak ada yang salah dengan berita itu dan kita juga sudah panggil, lampu yang di serma peturun itu misalnya memang harga lampunya 750 Ribu satu (1),itu harus kita lakukan.‎‎” Karena untuk memelihara 5.298 titik lampu hanya dengan anggaran pemeliharaan 79 juta, ya mau gak mau kalau ada mati lampu kita ganti dulu, kadang setiap hari yang penting lampunya hidup dulu.‎Kalau mau menunggu lampu standar,ntah kapan lampunya sampai,yang penting lampunya menyala dulu nanti kita menyarikan solusinya.‎Karena efisiensi ini tidak hanya di Dishub saja tapi kan semuanya,ujar anom.‎‎” Jadi mau gak mau 79 juta itulah cukup gak cukup hanya itulah anggaran pemeliharaannya yang tidak ada kerugian negara nya,kalau berita itu tidak ada yang salah tapi penjelasannya seperti itu tidak ada yang kita tutup tutupi.

‎‎Kadis Anom Sauni menegaskan bahwa pihaknya bukan hanya mengurus PJU saja,tapi kita juga harus ngurusin lintasan kereta api,lalu lintas, terminal itu semua harus saya awasi,apa lagi saat ramadhan begini.‎‎Pengadaan Lampu LED tahun anggaran 2025 untuk jalan ratu perwira negara (RPN) sebanyak 36 unit dengan harga perunitnya sebesar RP.3.990,000,-,total keseluruhan Lampu LED baru tahun 2025 ada 183 titik dengan anggaran 738 juta kita belanjanya melalui E – Katalog.‎‎Untuk kedepannya, Bupati Lampung Utara ingin melihat bagaimana kota ini menjadi terang benderang pada malam hari.‎Tahun 2026 ini ada anggaran lampu PJU itu sekitar 4,4 Miliar, bapak bupati berharap dengan anggaran yang ada tahun 2026 ini, kawasan kota ini bisa terang benderang, pakai lampu LED itu yang pertama adalah terang benderang dan yang kedua dia lebih hemat untuk pembayarannya dengan PLN,pungkasnya Anom.‎‎

DPC AJOI Lampung Utara melihat sudah sepantasnya pihak  instansi terkait maupun ,BPK, Polri ,kejaksaan kiranya dapat mengaudit memeriksa anggaran belanja Dinas berhubungan Kabupaten Lampung Utara, oknum kasi Nur Aidi karena atas apa yang disampaikan oleh kepala dinas perhubungan Lampung Utara jelas ada nya dugaan indikasi korupsi dalam pengadaan barang penggantian lampu PJU di kabupaten Lampung Utara tahun anggaran 2025 dan tidak menutup kemungkinan di tahun 2024 ,2023  yang lalu ( AJOi LU Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.