Mesum di Ruang kelas Oknum Penjaga Sekolah SD Negeri 7 Lembak Mencoreng Dunia Pendidikan Sumatera Selatan

oleh -130 Dilihat
oleh

MUARA ENIM , SUMATERA SELATAN – HUDHUDNEWS.CO Rabu 7 Oktober 2026.
Beredar video mesum oknum penjaga sekolah melakukan hal hal yang tak senonoh di ruang kelas saat kondisi sepi

Nampak jelas video mesum oknum tersebut melakukan mesum sesama jenis di salah satu sekolah SD negeri kecamatan lembak

Perbuatan yang tak senonoh dan memalukan ini dilakukan oleh oknum tersebut inisial (S) dan siswa sesama jenis yang menggemparkan di kabupaten Muara Enim

Video tersebut direkam oleh rekannya dan menyebar ke masyarakat luas sehingga membuat heboh dan mengkhawatirkan orang tua murid atas perbuatan tak senonoh sesama jenis yang dilakukan oknum penjaga sekolah negeri lembak

Orang tua murid mendesak pihak sekolah agar segera memberhentikan oknum penjaga sekolah SD negeri 7 lembak yang dinilai sudah meresahkan, kekhawatiran orang tua murid terhadap anak-anaknya atas kejadian asusila di lokasi sekolah tersebut

Harapan masyarakat dan orang tua murid kepada aparat penegak hukum inspektorat dan juga dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Muara Enim agar segera menindaklanjuti oknum yang melakukan perbuatan asusila di lokasi sekolah agar diberikan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap pelaku yang dinilai sudah sangat meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat di sekitaran sekolah

Oknum pelaku S saat dikonfirmasi hingga saat ini tidak ada respon sama sekali, selang beberapa waktu pihak keluarga dari pelaku asusila membenarkan perihal video yang beredar.

EN menegaskan kepada media bahwa kedua pihak telah sepakat berdamai antara pihak satu dan pihak 2 dihadiri oleh kadus,polisi dan beberapa media saat mediasi perdamaian pada tanggal 1 September 2026

Walaupun mereka sudah berdamai antara kedua belah pihak namun sanksi tegas terhadap oknum pelaku asusila itu harus dilakukan seperti pemecatan atau mutasi agar tidak menimbulkan kisruh dan keresahan ataupun kekhawatiran orang tua murid dan masyarakat sekitar.

Di tempat terpisah saat dikonfirmasi ketua lipernas PD kabupaten Muara Enim sangat menyesalkan atas kejadian tindak asusila di halaman ruang sekolahan SD negeri 7 lembak kabupaten Muara Enim, harapan ketua lipernas PD kabupaten Muara Enim kepada pihak penegak hukum meminta inspektorat dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Muara Enim polres Muara Enim unit PPA beserta kepala sekolah agar memberi sanksi tegas pemecatan terhadap oknum pelaku asusila yang berada di lingkungan sekolah,

Ujar ketua lipernas, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut harus ada tindak tegas dari aparat penegak hukum dan dinas pendidikan karena ini penyakit masyarakat yang tidak bisa ditolerir takutnya imbas kepada murid laki-laki yang menjadi korban selanjutnya apabila oknum pelaku ini tidak diberikan sanksi pemecatan, tegas ketua lipernas

Kepala sekolah SD negeri 7 lembak saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui perihal video yang beredar tersebut, karena dirinya baru 2 bulan menjabat sebagai kepala sekolah

Saat dikonfirmasi kepala sekolah mengaku baru menjabat 2 bulan di sekolah SD negeri 7 lembak tersebut selama dia menjabat di sekolahan itu belum terdengar perihal video asusila yang menimpa di sekolah yang ia pimpin

Kepala sekolah SD negeri 7 lembak berharap kejadian serupa tidak terulang kembali yang sudah membuat resah dan khawatir terhadap orang tua murid didiknya.

Sebagai kepala sekolah dirinya akan mengusut dan menindak tegas oknum penjaga sekolah yang telah berbuat asusila dan tak senonoh di ruangan sekolah.

Selain itu Arwin perwakilan Fast Respon Indonesia Center Wilayah Sumatera Selatan juga turut mengecam perbuatan tidak senonoh tersebut dilakukan di lingkungan sekolah terlebih didalam ruang kelas yang sangat memalukan dan sudah jelas berdampak negatif kepada siswa yang lainnya.

” Kami berharap masalah Ini harus segera di tindak lanjuti, jangan sampai dunia pendidikan di Sumatera selatan tercoreng dengan perbuatan yang tidak senonoh seperti ini, kepada pihak yang berwenang dan Dinas Pendidikan wilayah Sumatera selatan serta aparat penegak hukum yang terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelakunya,” tutup Arwin.
(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.