Anggota DPRD Provinsi Kepulauan BABEL, Hardi Efendi Dorong Pemuda Jadi Peran Penting Dalam Dunia Pendidikan dan Kewirausaha’an

oleh -197 Dilihat
oleh

PANGKALPINANG,- Hudhudnews.co
Sabtu malam 16/5/2026
Dalam sambutannya Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hardi Efendi, mengajak generasi muda di Bangka Belitung untuk mengambil peran penting dalam dunia pendidikan dan kewirausahaan di provinsi Bangka Belitung.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan reses yang digelar di Warkop AB, Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Tamansari, Pangkalpinang, (16/5/2025), Sabtu malam.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban , Hardi menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memperkenalkan tugas Komisi IV DPRD Babel yang membidangi pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja, serta perlindungan perempuan dan anak.

“Acara Reses ini menjadi momen yang tepat bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung dan terbuka terkait persoalan maupun harapan masyarakat kepada wakil rakyat,” ujar Hardi .

Ia meyakinkan, seluruh masukan masyarakat nantinya akan dirangkum menjadi pokok pikiran DPRD dan diteruskan kepada pemerintah daerah sebagai bahan kebijakan pembangunan yang di sampaikan masyarakat.

Pada kesempatan itu juga, Hardi memberi perhatian khusus terhadap kondisi sektor pendidikan di Bangka Belitung yang dinilai masih kekurangan tenaga pengajar.

Menurutnya, kebutuhan guru di berbagai daerah masih cukup tinggi sehingga menjadi peluang besar bagi anak muda untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan.

“Kita masih kekurangan ratusan tenaga pengajar, dan Ini semestinya jadi peluang bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dan mendedikasikan diri di dunia pendidikan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mendorong generasi muda untuk mengikuti pelatihan maupun sertifikasi guru agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan.

Tak hanya di sektor pendidikan, politisi Partai Gerindra itu juga mengajak anak muda untuk mulai belajar membangun kemandirian ekonomi melalui dunia usaha.

Ia menilai pola pikir generasi muda perlu berubah untuk maju, dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan.

“Jangan hanya menunggu lowongan pekerjaan tetapi Anak muda harus mulai berani menjadi entrepreneur,” ujarnya.

Hardi menambahkan, keterampilan menjadi modal utama dalam membangun usaha. Untuk itu, masyarakat diminta memanfaatkan program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) guna meningkatkan kemampuan dan daya saing.

“Kalau punya kemampuan dan menguasai keahlian ( Skil), peluang membuka usaha akan lebih besar dan itu bisa membantu mengurangi pengangguran dengan terciptanya peluang usaha/ Kerja,” tutupnya.
(Pewarta , Eko)
(Editor Arwin FRIC Sumsel).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.