Kapolri Hadir Bersama Ribuan Buruh Dan Ojol Di Lapangan Sriwijaya Palembang Dalam Tema Bertajuk, ” Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae “

oleh -1022 Dilihat
oleh

Palembang – SUMSEL – Hudhudnews.co Giat Kapolri di hari ke dua di Palembang dengan menghadiri apel besar yang mengusung tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” digelar dengan meriah di Lapangan Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan komunitas pekerja dan Ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho beserta jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, serta didukung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Turut menghadiri rangkaian kegiatan yang menunjukkan kolaborasi erat antara aparat keamanan dan pemerintah daerah di Sumatera selatan, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan mencapai puncaknya dengan penyematan rompi keamanan kepada perwakilan pengemudi ojek online (ojol) dan buruh, diikuti dengan deklarasi bersama “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae.” Deklarasi ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan, dengan mengangkat komunitas pekerja sebagai mitra aktif dalam sistem community policing.

“Kami mengajak seluruh komunitas ojol dan buruh untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di Bumi Sriwijaya. Sinergi ini adalah komitmen nyata demi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif,” tegas Kapolri dalam amanatnya.

Kapolri juga menyoroti dampak konflik global, terutama di Timur Tengah, yang berpotensi mempengaruhi harga energi dan kondisi ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan stabilitas sosial.

Untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja transportasi berbasis aplikasi, Polri mendorong pemanfaatan layanan darurat 110 dan tengah mengembangkan fitur panic button khusus bagi pengemudi ojol .

Dalam kegiatan ini Polri juga memberikan sejumlah dukungan kepada komunitas buruh dan ojol, antara lain layanan kesehatan di RS Bhayangkara, pembentukan Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda dan Polres, serta penguatan perlindungan pekerja termasuk jaminan kecelakaan kerja serta secara simbolis membagikan paket sembako kepada 5000 masyarakat Sumatera selatan yang tergabung dalam Komunitas Ojol dan Buruh.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolri memastikan kesiapan Operasi Ketupat dengan menyediakan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di jalur mudik. Beliau juga mendorong perusahaan aplikator ojol untuk menyediakan program mudik gratis bagi pengemudi.

Acara ini diikuti oleh perwakilan berbagai platform transportasi online seperti Maxim, Grab, Gocar, Shopee food, dan Gojek, serta sejumlah organisasi buruh antara lain KSPSI Sumsel 1973, KASBI Sumsel, KSPSI Sumsel AGN, SPPLNI-KPBI, dan NIKUEBA-KSBSI. Usai kegiatan, seluruh peserta menerima bantuan bahan pokok berupa beras, gula, minyak goreng, dan mie instan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat. “Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Editor ( Arwin FRIC Sumsel ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.