Warga Keluhkan Jalan Yang Rusak , Ketua DPW FRIC Kalbar Angkat Bicara Minta Pemerintah Turun Kebawah

oleh -53 Dilihat
oleh

 

Warga Keluhkan Jalan Yang Rusak , Ketua DPW FRIC Kalbar Angkat Bicara Minta Pemerintah Turun Kebawah

 

Melawi-Kalbar , Hudhudnews.co Banyaknya keluhan serta ungkapan kekecewaan warga masyarakat Pinoh Utara Kabupaten Melawi terkait parahnya Infrastruktur jalan yang ada di kecamatan Pinoh Utara hingga hari ini diperkirakan 85% belum tersentuh sama sekali.

 

Rabi Ketua DPW FRIC Kalbar menyampaikan,

” Saya sering terima ungkapan kekecewaan dan keluhan warga masyarakat Pinoh Utara Kabupaten Melawi, baik secara lansung ataupun melalui media sosial masyarakat mengeluhkan masalah jalan dan mungkin sudah sampai ke pemerintah daerah tapi sampai saat ini belum pernah ada tanggapan responsip pemerintah daerah kabupaten Melawi, Propinsi atau pun Pusat, untuk mendengar atau melihat keluhan warga tersebut, bahkan terkesan tutup mata dan telinga”. Ungkap Rabi.

 

“Saya mendengar keluhan warga masyarakat pengguna jalan, dan menyaksikan secara langsung juga  betapa sulitnya akses jalan warga masyarakat melewatinya,” ucap Rabi.

 

Rabi juga menjelaskan bahwa, jalan Sungai Raya – Manding – Natai Panjang – Merah Arai – Merpak adalah Askes jalan utama yang di lewati warga masyarakat setempat dan masyarakat Kecamatan Nanga Mau, Kecematan Tebidah, untuk berpergian ke Kabupaten/Kota Melawi untuk menjual hasil panen mereka atau kegiatan sehari hari lainnya.

 

Rabi juga mengungkapkan sejak belasan tahun, kabupaten Melawi berdiri dan di mekarkan dari kabupaten Sintang, hingga saat ini, Pinoh Utara masih jauh dari perhatian pemerintah Daerah Kabupaten, waktu musim politik bukan main berjanjinya, tapi setelah selesai politik dan keinginannya terwujud, kebutuhan warga masyarakat diabaikan” ujar Rabi sedikit kecewa.

 

Saat tim media mewancarai salah satu warga masyarakat yang lewat, Agang menyampaikan bahwa, “mereka sangat kecewa atas kinerja Pemerintah Daerah saat ini, tidak bisa menempatkan Anggaran dengan benar dan terkesan tidak memikirkan rakyat kecil seperti kami”.

 

“Jalan wilayah Sungai Raya masih bagus, dan barusan di kerjakan tahun lalu, masih enak untuk dilewati, sementara kelanjutan pekerjaan tahun 2024 sudah mendekati Desa Manding yang hanya 2 KM lagi namun tidak di lanjutkan, kami sangat kecewa dan menderita sekali melewati jalan berlumpur, jangankan pakai kendaraan roda dua, roda 4 pun sering tidur di jalan, apalagi warga yang berjalan kaki berpergian kekebun melakukan aktivitas sehari hari pun sangat sulit melewatinya,” ucap Agang salah satu Warga penguna jalan.

 

“Kalau ada yang sakit, bisa-bisa meninggal di tenggah jalan karna sulit di lewati kendaraan, kalau ada ibu yang ingin melahirkan juga pasti bisa melahirkan di jalan,” papar Agang.

“Kami mengharapkan sekali pemerintah untuk turun membantu kalau pun tidak diaspal minimal pengerasan saja kami sudah sangat bersyukur”, pintanya.

 

Penulis: Humas FRIC Kalbar

Arwin tim FRIC Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.