Tulang Bawang Barat.hudhudnews.co
Kajian Kritis Kebijakan Publik Pembangunan (K3PP) kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung akan terus turut memantau perkembangan Dugaan pungutan uji KIR sebesar 500 – 750 yang dikeluhkan sejumlah supir kenderaan Mobil pic-up Ahmad Basri, Ketua K3PP Tubaba mengatakan kepada awak media bahwa masih menunggu hasil audit investigasi dari Inspektorat Tubaba.pada senin (16/1/23)
” Kan muslim Irban V sudah menangani apa yang terjadi di Dinas Perhubungan Rencana audit investigasi akan di lakukan senin ini tanggal 16 Januari 2023 dengan memangil Dishub dan jajarannya,” ungkapnya.
Menurut Ahmad Basri Dalam penemuan awak media disenyalir ada pungutan uji KIR sebesar 500 – 750 yang di lakukan Dishub Tubaba untuk kendaraan roda empat. Namun di sisi lain Dishub Tubaba mengatakan bahwa belum memiliki fasilitas uji KIR. Sehingga uji KIR terpaksa di lakukan luar Tubaba.
” Jika benar kendaraannya ratusan uji kir di luar daerah berapa maka ada potensi kerugian uang negara yang di hilang. Kita ketahui uji KIR kendaraan termasuk salah satu komponen penting dalam PAD ( Pendapatan Asli Daerah )Tubaba,” cetusnya.
Dia juga mengutarakan Audit investigasi itu penting di lakukan oleh Irban V, untuk menguji sejauh mana kebenaran pemberitaan awak media, beberapa waktu yang lalu atas hasil penemuan di lapangan khususnya dalam TA 2021 juga ada temuan dugaan realisasi anggaran yang diduga menyimpang.
Lanjut Ahmad Basri berharap audit investigasi harus serius di lakukan oleh Inban V, bukan sebatas basa – basi agar seolah – olah bekerja. setidaknya harus diketahui oleh publik. Sebab kepercayaan publik itu penting. Tidak skeptis melihat kinerja Inspektorat.
” Selama ini audit investigasi, dengan cara memanggil pihak – pihak yang terkait, sebenarnya sering kali di lakukan oleh Irban V, namun akhirnya berakhir dengan tidaknya ada kabar selanjutnya. Ini yang harus di rubah di hilangkan agar publik mempercayai kinerja dari Inspektorat secara umum,” pungkasnya (san)