Kemelut;.Anggaran Pembinaan Olahraga Desa Sukasari,dari tahun 2017 sampai Dengan 2020 Hanya terima 1 juta.Peringatan HUT RI 2019 2020 Tidak Ada.

oleh -485 views

Hudhudnews.co Lampung Utara –

Ketua karang taruna desa suka sari kecamatan tanjung raja kabupaten lampung utara menyapaikan jika selama dirinya menjabat sebagai ketua karang taruna dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2020 baru menerima uang  1000.000 ( satu juta rupiah ) untuk pembinaan olahraga desa Sukasari.
Pada hari Kamis  tgl 5/03/2021

Ketua karang taruna juga menjelaskan jika uang 1000.000 ( satu juta rupiah ) di terimanya pada tahun 2017, seterusnya sampai dengan tahun 2020 tidak pernah menerima,dan juga untuk pembelian bola itupun swadaya.
Ketua karang taruna juga mengatakan jika dirinya ingin mundur dari jabatannya sebagai ketua karang taruna desa Sukasari.dikarenakan mau dipecat kepala desa karena ada nya pemberitaan.

“Ya dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2020  Saya baru terima uang Satu juta,dan
untuk beli bola kami swadaya.dan juga kalo kumpulan pada ahir tahun pemuda tidak ada yang mau datang,karena tiap kumpulan membahas prasarana olahraga dil ada tapi pakta kenyataan tidak ada jadi anak muda malas mau kumpulan lagi.”ucap Maryono ketua karang taruna dikediamannya.

Lanjutnya,Selain itu juga Maryono ungkapan perayaan HUT RI dari tahun 2019 sampai 2020 tidak ada dan kami jika merayakan HUT RI itu minta sumbangan sama warga.tidak ada Anggaran yang di berikan dari desa.

dilain sisi hari yang sama,saat dikonfirmasi awak media di kediaman, UJ salah satu kepala dusun Sukasari menjelaskan “sama jika perayaan HUT RI pada tahun 2020 itu tidak ada, dan juga rumah adat tidak ada tapi klo masjid ada, tidak ada bantuan dari dana desa untuk rumah adat dan ke agamaan.

uang untuk perbaikan rumah adat atau ke agamaan juga tidak ada di terima Masjid.

dan juga untuk perayaan HUT RI di desa Sukasari UJ juga menjelaskan,
“Biasanya kegiatan HUT RI di desa suka sari muter, kalo lagi di dusun sini maka diadakan disini dari dusun lain maka kumpul di sini,begitu juga selanjutnya.”ucap Kadus.

Saat awak media Konfirmasi melalui telepon selulernya,  Sarceng selaku kepala desa Sukasari Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Minggu malam  7 maret 2021 pukul 20,11 wib..prihal dana Pembinaan Karang taruna atau Klub Kepemudaan Olahraga Tingkat Desa, dana rumah adat/ke agamaan serta dana untuk kegiatan HUT RI.”Itu ada nya di kaur keuangan setiap tahun belum bola poli,bola kaki,net seragam kaos, ucap nya Lanjutnya kembali,Sampai sekarang kalo di undang rapat bulanan triwulanan ga pernah datang.”jelas kades Sarceng

Itu untuk beli kostum kalo di beliin sama kaur keuangan kalo gak cocok makanya di kasih duitnya bola kaki bola poli net dibeliin sama kaur ke uangan pembersihan lapangan dll,jelas kades.

dan saat awak media bertanya terkait kegiatan HUT RI di desa Sukasari,kepala desa belum berikan jawaban.

Di hari yang lain,pada hari Selasa 9 Maret 2021.keterangan dari warga Sukasari ketua kesinian budaya Nandang,Edi Kusnadi di kediaman bapak Kosasih sebagai guru TTKDH,”
Kalau di kasih dari desa dana untuk membantu paguyuban itu belum pernah,kalau di kasih untuk membeli peralatan gak pernah ada,”terang Edi kusnadi

Lanjut,Kami belum pernah di beri bantuan bentuk apapun apa lagi anggaran dari tahun 2017-2020 dan Edi Kusnadi pun,membuat surat keterangan dengan secara sadar atas anjuran dari ketua pak Nandang dan di saksikan oleh bapak Kosasih sebagai guru TTKDH juga Para awak media.

“Harapan kami kepada kepala desa sebagai penangungung jawab angaran dan pelaksananya untuk transparan dalam pembagian angaran dana dari pemerintah pusat baik dari daerah.”harapnya Kosasih.

dengan adanya keterangan dari Ketua karang Taruna dan penjelasan dari kepala dusun serta beberapa tokoh masyarakat/warga diduga ada kejanggalan dalam item kegiatan dana desa ( DD ) tahun 2017 sampai dengan 2020 dana tidak tersalurkan sebagai mana mestinya, agar kiranya pihak Instansi terkait dapat mengaudit dengan teliti atau jeli , item kegiatan yang di spj kan oleh pemerintah desa Sukasari yang dipimpin kepala desa Sarceng.

Penulis : Defriwawan tim  Ajoi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *