Muba, Sumsel – Hudhudnews.co
Sabtu 18 Juli 2026 – Karyawan Security Medco E&P Grissik (Koridor Muba) lakukan Mogok kerja dengan damai dan langsung dimediasi di kantor camat setempat.
Aksi tersebut terkait adanya perubahan jam kerja dan hilangnya beberapa Fasilitas seperti Mess yang diberikan perusahan serta menuntut pemenuhan kembali hak-hak karyawan. Dalam aksi ini dihadiri oleh Anton dan Ari Wahyudi selaku perwakilan manajemen Medco (dengan Anton sebagai juru bicara), serta Pak Mulkam sebagai perwakilan dari pihak SRB (PT Sentosa Raya Bersama).Berikut adalah poin-poin penting dan detail dari 5 tuntutan utama yang diperjuangkan oleh para personel security Medco Koridor.
Daftar Tuntutan Utama Karyawan Securit medco adalah,:
1. Transisi Hak Pensiun Karyawan menuntut agar posisi personel yang memasuki masa pensiun dapat diwariskan atau digantikan oleh anggota keluarga mereka.
2. Status Karyawan Tetap (PKWTT)Personel security yang telah mengabdi selama kurang lebih 17 tahun mendesak perusahaan untuk mengubah status kerja mereka menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau karyawan tetap.
3. Penolakan Perubahan Jadwal Kerja (Shift 8 Jam)Massa menolak keras rencana perubahan skema jadwal kerja menjadi 8 jam kerja, karena dinilai sangat memprihatinkan dan berdampak buruk pada penurunan pendapatan (take-home pay) yang sudah berjalan selama ini.
4. Kebijakan General MCU (Medical Check-Up)Karyawan meminta kelonggaran agar personel yang terdeteksi memiliki penyakit ringan atau hasil MCU bermasalah tetap diizinkan untuk bekerja dan tidak langsung dinonaktifkan.
5. Mempertahankan Fasilitas Perumahan Personel serta menolak rencana penghapusan fasilitas perumahan dan menuntut agar hak tempat tinggal tersebut tetap disediakan oleh pihak perusahaan.
Status dan Dampak AksiPihak security menegaskan akan tetap mempertahankan hak-hak yang selama ini mereka terima dari Medco dan SRB. Jika poin-poin tuntutan di atas tidak diakomodasi atau dikabulkan oleh pihak manajemen, para karyawan mengancam akan melanjutkan aksi mogok kerja koridor ini ke tahap berikutnya .
(Wartawan Adi)
