Ketum FRIC dan Sekjen DPP FRIC Sampaikan Himbauan Untuk Menjaga Ketertiban dan Kekhusyukan Selama Bulan Suci Ramadan

oleh -22 Dilihat
oleh

Jakarta – Hudhudnews.co

Dalam rangka menyambut dan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan, masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan bersama. Imbauan tersebut secara resmi disampaikan oleh Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, didampingi Sekretaris Jenderal DPP FRIC, H. Deden Hardening.

Dalam pernyataannya, Ketum FRIC menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan yang penuh ketenangan, keberkahan, dan ampunan. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang bernilai ibadah serta membawa manfaat positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana Ramadan tetap aman dan kondusif. Hindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terutama pada waktu sahur dan malam hari,” tegas H. Dian Surahman.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya saat sahur, fenomena sahur on the road dengan konvoi kendaraan serta penggunaan sound system berlebihan kerap terjadi. Meskipun niatnya untuk membangunkan sahur atau berbagi makanan, kegiatan tersebut apabila tidak dilaksanakan secara tertib dan terkoordinasi dapat menimbulkan gangguan terhadap waktu istirahat warga, memicu keresahan, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Senada dengan itu, Sekjen DPP FRIC H. Deden Hardening menambahkan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama. “Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan konvoi kendaraan secara berlebihan, tidak menggunakan knalpot bising, serta tidak menyalakan pengeras suara dengan volume tinggi yang dapat mengganggu warga lainnya. Hormati hak masyarakat untuk beristirahat,” ujarnya.

Lebih lanjut, FRIC mengajak masyarakat untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif dan konstruktif, seperti memperbanyak ibadah, tadarus Al-Qur’an, kegiatan sosial, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta berbagi takjil dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keselamatan.

Peran orang tua juga dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya remaja, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Tokoh masyarakat dan tokoh agama pun diharapkan dapat turut memberikan edukasi dan pembinaan demi terciptanya suasana Ramadan yang damai dan harmonis.

Melalui imbauan ini, Ketum FRIC dan Sekjen DPP FRIC berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketenangan dan kekhusyukan bulan suci Ramadan. Dengan semangat kebersamaan, saling menghormati, serta mengedepankan keselamatan, diharapkan Ramadan tahun ini dapat berjalan dengan penuh keberkahan dan kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat.

( Editor Arwin FRIC Sumsel )