Lipernas Soroti Program Rehab Rumah Di Desa Arisan Jaya kampung 1 Pemulutan Ogan Ilir Yang Dinilai Janggal Dan Tidak Selesai.

oleh -1602 Dilihat
oleh

OGAN ILIR, SUMSEL – Hudhudnews.co

Sangat disayangkan harapan warga yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan rehab rumah layak huni ternyata hampa dan menjadi isapan jempol saja.

Pasalnya tiga orang warga desa arisan jaya kampung 1 pemulutan Ogan Ilir yang dapat bantuan tersebut menyayangkan atas bantuan program rehab rumah dari dari pemerintah dinilai kurang maksimal dan tidak selesai. Sabtu 23/5/2026.

Ketiga rumah warga tersebut hingga saat ini belum selesai, yaitu salah satu rumah warga Jakfar saat investigasi media turun ke lokasi dan melihat sendiri keadaan rumahnya yang terbengkalai karena belum ada pintu lantai juga ditutupi seng karena kurangnya material papan dan lainnya.

Saat dikonfirmasi, Romlah istri dari Jafar yang menerima bantuan rehab rumah agak mengeluh karena kondisi rumahnya yang belum selesai dan terbengkalai atas kurangnya anggaran biaya untuk perbaikan dan penyelesaian rumahnya tersebut.

Romlah menjelaskan program rehab rumah dari pemerintah yang mereka terima berupa material
1. Papan satu kubik
2. Seng 36 keping
3. Tiang 13 batang
4. Sento 70 batang
5. Paku 10 kilo
Keluh kesah Romlah terhadap rehab rumahnya yang belum selesai sampai saat ini sangat disayangkan karena belum bisa ditempati
Romlah sendiri menyebutkan kepada awak media bahwa untuk tidur pun sampai saat ini masih menumpang ke rumah kerabatnya dikarenakan keadaan rumahnya yang belum selesai dan belum layak huni .

Lembaga LIPER RI mengkonfirmasi pak kades desa arisan jaya dan membenarkan tentang bantuan itu, pak kades,: ” Itu bantuan rehab rumah bukan bantuan per unit, dan dikerjakannya juga berdasarkan gotong royong dari warga setempat.” Ucap kades.

Namun saat Ketua liper RI dan lipernas PD kabupaten muara Enim pertanyakan anggaran nya dari mana dan berapa jumlah kisaran yang diterima oleh warga Kades pun bungkam tidak mau menjelaskan pertanyaan mereka secara rinci dan transparan.

Liper RI dan lipernas PD kabupaten muara Enim meminta kepada aparat pemerintah terkait dan juga pak Bupati Ogan Ilir agar turun langsung ke lapangan guna mengkroscek bantuan rehab rumah warga desa arisan jaya kampung 1 pemulutan kabupaten Ogan Ilir yang dinilai janggal dan tidak sesuai harapan masyarakat, kalau memang mau bantu ya sampai selesai jangan sampai ada penyelewengan, ucap Rusmin.
Arwin FRIC Sumsel

– Hudhudnews.co
Sangat disayangkan harapan warga yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan rehab rumah layak huni ternyata hampa dan menjadi isapan jempol saja.

Pasalnya tiga orang warga desa arisan jaya kampung 1 pemulutan Ogan Ilir yang dapat bantuan tersebut menyayangkan atas bantuan program rehab rumah dari dari pemerintah dinilai kurang maksimal dan tidak selesai. Sabtu 23/5/2026.

Ketiga rumah warga tersebut hingga saat ini belum selesai, yaitu salah satu rumah warga Jakfar saat investigasi media turun ke lokasi dan melihat sendiri keadaan rumahnya yang terbengkalai karena belum ada pintu lantai juga ditutupi seng karena kurangnya material papan dan lainnya.

Saat dikonfirmasi, Romlah istri dari Jafar yang menerima bantuan rehab rumah agak mengeluh karena kondisi rumahnya yang belum selesai dan terbengkalai atas kurangnya anggaran biaya untuk perbaikan dan penyelesaian rumahnya tersebut.

Romlah menjelaskan program rehab rumah dari pemerintah yang mereka terima berupa material
1. Papan satu kubik
2. Seng 36 keping
3. Tiang 13 batang
4. Sento 70 batang
5. Paku 10 kilo
Keluh kesah Romlah terhadap rehab rumahnya yang belum selesai sampai saat ini sangat disayangkan karena belum bisa ditempati
Romlah sendiri menyebutkan kepada awak media bahwa untuk tidur pun sampai saat ini masih menumpang ke rumah kerabatnya dikarenakan keadaan rumahnya yang belum selesai dan belum layak huni .

Lembaga LIPER RI mengkonfirmasi pak kades desa arisan jaya dan membenarkan tentang bantuan itu, pak kades,: ” Itu bantuan rehab rumah bukan bantuan per unit, dan dikerjakannya juga berdasarkan gotong royong dari warga setempat.” Ucap kades.

Namun saat Ketua liper RI dan lipernas PD kabupaten muara Enim pertanyakan anggaran nya dari mana dan berapa jumlah kisaran yang diterima oleh warga Kades pun bungkam tidak mau menjelaskan pertanyaan mereka secara rinci dan transparan.

Liper RI dan lipernas PD kabupaten muara Enim meminta kepada aparat pemerintah terkait dan juga pak Bupati Ogan Ilir agar turun langsung ke lapangan guna mengkroscek bantuan rehab rumah warga desa arisan jaya kampung 1 pemulutan kabupaten Ogan Ilir yang dinilai janggal dan tidak sesuai harapan masyarakat, kalau memang mau bantu ya sampai selesai jangan sampai ada penyelewengan, ucap Rusmin.
Arwin FRIC Sumsel