Di Duga PT.Brantas Abipraya (Persero) Gagal Tuntaskan Pekerjaan dan Molor Dari Kontrak Kerja di BBWS Mesuji Sekampung

oleh -54 Dilihat
oleh
Oplus_131072

HUD HUD NEWS.CO

Lampung Utara –

Di duga PT.Brantas Abipraya (Persero) Molor dari Kontrak Kerja dan Gagal Tuntaskan Pekerjaan Sesuai waktu pada Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung yang bersumber dari Dana APBN SNVT PJPA Tahun Anggaran 2025 Inpres Tahap III di Desa Jagang Kecamatan Blambangan Pagar Kabupaten Lampung Utara.
Selasa (17/02/2026).

Pasalnya pekerjaan ini di mulai waktu pelaksanaan pada 07 Nopember 2025 dengan tenggat waktu pelaksanaan 55 hari kalender.

Selain dari pada itu proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama ini bernilai sangat pantastis mencapai RP 46 Miliar lebih, yang tersebar di 8 Kabupaten dan 33 Daerah Irigasi Wilayah Provinsi Lampung.

Yang menjadi perhatian publik saat ini, bahwa proyek ini selain nilai yang pantastis di duga proyek ini sudah melampaui waktu pelaksanaan 55 hari kelender namun masih belum sepenuhnya rampung di kerjakan oleh PT.Brantas Abipraya (Persero) seperti salah satunya terdapat di Desa Jagang Kecamatan Blambangan Pagar Kabupaten Lampung Utara.

Sumber juga menyebutkan bahwasannya, ” Proyek Irigasi yang ada Di Desa Jagang, menggunakan Batu Lama (Batu Bekas),ungkapnya kepada media.

Sangat miris sekali nilai proyek yang fantastis diduga memakai batu bekas (Batu Lama), Pekerja tidak mengenakan Alat Pelindung Kerja (APK), begitu juga dengan ketebalan dinding irigasi tersebut diduga tidak sesuai volume, berpotensi merugikan keuangan negara dan saat ini menjadi perhatian publik.

Proyek ini di nilai gagal, sebenarnya bukan ketidak mampuan PT.Brantas Abipraya (Persero) dalam melaksanakan pekerjaan proyek ini, namun besar dugaan Faktor Utamanya adalah pelaksana lapangan pada pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama di BBWS Mesuji Sekampung tahun anggaran 2025 ini yang lamban dan kurang profesional.

Menginggat saat ini curah hujan sangat tinggi,banyaknya volume air pada lokasi pekerjaan tersebut, Besar Dugaan Kesempurnaan Spek dan Kualitas Pekerjaan akan terdampak seperti halnya pada adukan semen dan pasir serta lantai utama pada irigasi diduga tidak terlaksana sempurna.

Media menduga, BBWS Mesuji Sekampung Fungsi pengawasan ketatnya pada kegiatan proyek ini tidak berjalan efektif, dugaan minimnya pengawasan penyebab menjadi lambannya dalam merampungkan pekerjaan proyek ini.

Lebih lanjut publik menilai,” Keterlambatan pekerjaan ini selain minimnya pengawasan yaitu kurangnya tenaga kerja serta kurang cermatnya penentuan waktu dan perhitungan cuaca (Musim Hujan) sebelum pelaksanaan proyek ini menjadi faktor utamanya.

Terkesan pengawas maupun pihak BBWS Mesuji Sekampung dalam kegiatan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama tahun 2025 ini diduga Tutup Mata.

Meminta Kejati Lampung,Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk dapat memeriksa kegiatan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama tahun anggaran 2025 yang di kerjakan oleh PT.Barantas Abipraya (Persero) yang berada di Desa Jagang Kecamatan Blambangan Pagar.

Pihak pihak yang berhubungan pada pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama di BBWS Mesuji Sekampung Tahun Anggaran 2025 belum dapat terhubung untuk memberikan keterangan untuk di konfirmasi namun tetap berupaya untuk mengkonfirmasi.

(DPC.AJOI LU).