Kemana Anggaran Media 3-M Lebih Oleh Diskominfo Lampung Utara T.A 2021.

oleh -80 views

Hudhudnews.co Lampung Utara – Lindependen Pamantau Anggaran Negara LIPAN. Akan segara menindaklanjuti berbagai dugaan terselubung di balik anggaran yang di alokasikan ke Satuan Kerja Pemerintah Daerah Dinas Kominfo Lampung Utara.

Awal sebelumnya menurut M.Gunadi selaku aktivis LSM-LIPAN Lampung Utara, berdasarkan pengakuan Plt Kepala Dinas Kominfo yang di lansir oleh beberapa media, Anggaran Kominfo mencapai 4, Meliar lebih.” Kata dia 26/5/2021.

Belakangan ini Diskominfo mengakui Memorandum Of Understanding MOU dengan media belum terbayarkan oleh sebab dananya sudah habis, masih akan di rekap dan di ajukan ke keuangan, seperti yang di lansir oleh beberapa media,” ujar gunadi.

Tentunya akan semakin kuat dugaan telah banyak penyimpangan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab, melihat dari jumlah pembayaran MOU baik Media Online maupun media Cetak kesepakatan yang telah dibuat antara pemerintah dan media dengan anggaran dana kisaran 727.000,-tuju ratus dua puluh tuju juta.

Pertanyaan di kemanakan anggaran Media yang mencapai 3,M lebih oleh Dinas Kominfo Lampung Utara pada tahun anggaran 2021.

Lebih lucunya menurut Gunadi ada sumber dari Kominfo itu dengan sendirinya, bahwa yang mengatur MOU dan nilai langganan media di maksud dari Keuangan, namun hal tersebut lansung di tepis oleh sumber BPKAD yang tidak ingin di sebutkan namanya, apa hubungannya dengan kami,” sebut dia dengan tim investigasi.

Sumber BPKAD terkait dengan MOU media dengan Diskominfo tidak ada hubungannya dengan kami, itu internal mereka, tugas kami di seni sesuai apa yang di usulkan / ajukan itu yang di bayar oleh BPKAD ,” jelas dia dengan tim.

Gunadi juga mengatakan ini dapat terjadi peristiwa terulang lagi seperti tahun 2020 ada oknum ASN Kominfo yang memakai nama media dan nama wartawan untuk membuat rekening asli tapi palsu, seperti yang di lansir Haluan Lampung dan Lampung 1 pada tanggal 24/4/2020.

Maka akan semakin jelas dugaan Diskominfo menjadi sarang koruptor yang sudah menjamur dan berkarat.

“Hal apa lagi yang di tunggu oleh pihak yang berwenang dalam penindakan pemberantasan korupsi terhadap penyalahgunaan wewenang dan melawan hukum di subut dengan mencuri uang negara terstruktur sistematis dan masif.” Pangkasnya.

Berita sebelumnya;

Informasi yang terhimpun dari petugas Diskominfo hanya baru manpu menbayar 500,-lima ratus juta, sementaara kemana 227.000,- dua ratus dua puluh tuju juta, kini menjadi sorotan publik.

Dinas Kominfo Kabupaten Lampung utara pada tahun 2021 telah melakukan pembayar untuk MOU Media Cetak SKH,SKM dan Online baru manpu dua bulan diantaranya, bulan Maret dan Afril sementaara Januari dan Februari tidak di bayar belum di ketahui pasti apa alasannya”?

Dugaan menguatnya terjadi pengelabuan pada publik Diskominfo Lampung Utara yang berdasarkan pakta. Dana Senilai Rp 727,000,-tuju ratus dua puluh tuju juta untuk membayar MOU Media online berjumlah 214 jika di kali kan 500 ribu / bulan maka total Rp 214.000.000.

Sedangkan untuk pembayaran surat kabar harian berjumlah 27 media belum di ketahui berapa Nilainya, masih tanda tanya”?….begitu juga untuk pembayaran 76 Surat kabar mingguan”?……masih tanda tanya”?

Kenyataan pahit dana sudah habis pasalnya masih ada media yang belum menerima pembayaran berlangganan, berapakah jumlah yang di bayarkan untuk 76 SKM dan 27 SKH. karena jika dilihat dari sisa dana pembayaran media online perkirakan sisa dana 513.000.,- lima ratus tiga belas juta.

Saat di konfirmasi ibu Devi selaku bendahara diskominfo Lampung Utara di halaman parkir Diskominfo, untuk menpertanyakan berapa jumlah dana yang telah di ambil tahap awal untuk pembayaran berlangganan media untuk Dua Bulan lagi nol,” sebut dia.

Lanjut Devi” Masih banyak yang lagi direkap ini, jadi yang kemarin itu dananya lagi nol, sehabis dia-red katakan dana sedang lagi nol, lanjut dia rekap pertama memang segitu, gak taunya meledak banyak lagi yang masuk , tadinya kita ngusulkan cuma 500 aja gak taunya sampai 800 sekian.

Setelah selesai rekab lagi, akan saya usulkan ke keuangan, kalo bulan ini belum pencairan untuk pencairan bulan Juni, mungkin nantinya bisa kebagian 3 bulan, jadi untuk yang lainkan hanya di bayar 1 bulan, karena sudah dibayar 2 bulan,” terang dia

Saat awak media kembali bertanya berapa dana yang sudah dibayarkan dengan media, dan berapa media yang sudah mendapatkan bayaran.

Ibu Devi mengatakan ” mengenai total semuanya itu ada rinciannya untuk media online sekian SKH dan SKM sekian ada didalam laptop.

“Tanya saja dengan ibu RINCE yang lebih paham, nanti saya salah ucap, saya disini kalian taulah posisi saya, tapi jangan kuatir, ” kilahnya.

Devi menambahkan, dana tidak bisa di ambil semaunya, harus terlebih dahulu ada Rencana Anggaran untuk pengguna pembayaran, sementaara yang sudah dibayar kisaran 500 jutaan lebih, itu sdh masuk ke rekening media masing -masing,” terang dia.

[email protected]@@n Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *